Curug Cimahi - Bandung Barat

Nama lain dari Curug Cimahi adalah Curug Pelangi. Curug ini, memiliki ketinggian sekitar 87 m dan merupakan salah satu curug yang tertinggi di wilayah Bandung dan sekitarnya. Nama Cimahi berasal dari nama sungai yang mengalir di atasnya yaitu Sungai Cimahi yang berhulu di Situ (danau) Lembang dan mengalir ke Kota Cimahi. Curug ini berada di ketinggian 1050 m dpl dengan suhu di kawasan ini berkisar 18-22 derajat Celsius.

Jika dilihat dari atas, curug ini memiliki dua tingkat dan termasuk yang unik. Sesuai namanya cimahi alias air cukup (bahasa Sunda), debit air terjun ini selalu sama, baik saat musim hujan atau pun kemarau. “Namun, dibandingkan puluhan tahun lalu, debitnya jauh berkurang.

Tak jauh dari Curug Cimahi dapat ditemui juga Curug Bugbrug dan Curug Panganten yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Curug Cimahi ini.

Lokasi

Terletak di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Propinsi Jawa Barat.

Peta dan oordinat GPS:

https://goo.gl/maps/eCxKfGWmEYN2

6° 47' 56.58" S 107° 34' 39.34" E

Aksesbilitas

Berjarak kurang lebih 10 kilometer dari kota Cimahi ke arah Lembang atau 20 km (sekitar 1 jam) ke arah utara dari kota Bandung.

Ada dua alternatif jalan yang bisa dipilih untuk mencapai curug ini. Kebanyakan yang digunakan ialah jalur Cimahi melalui Cihanjuang dan Parongpong, dari kota Cimahi dan jalur Lembang dari kota Bandung.

BIla dari kota Cimahi nasuk ke jalan Kolonel Masturi yang berada dekat alun-alun Cimahi. Susuri jalan ini yang nantinya melewati daerah Cihanjuang dan Parongpong hingga terus ke arah utara menuju Lembang. Sedangkan bila dari kota Bandung dari pusat kota arahkan kendaraan menuju Lembang selanjutnya masuk ke jalan Sersan Bajuri melewati jalur Cihideung menuju Cisarua. Kedua jalan masuk ke lokasi curug ini diatas nantinya akan saling bertemu. Kondisi kedua jalan masuk di atas cukup baik beraspal mulus.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum, dari pusat kota Bandung bisa menggunakan angkutan jurusan St. Hall-Lembang dari Stasiun Kota, kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan umum jurusan Lembang-Cisarua, dan turun persis di depan pintu gerbang Wana Wisata Curug Cimahi. Jika dari terminal Ledeng naik angkutan jurusan Ledeng-Sukasari. Setelah sampai di terminal Sukasari (di depan Vila Istana Bunga) dapat diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 15-20 menit atau dapat memanfaatkan jasa angkutan umum Cisarua-Lembang dengan ongkos yang relatif murah. Sedangkan jika berangkat dari kota Cimahi jalan termudah adalah naik angkutan dari Terminal Pasar Atas Cimahi jurusan Cimahi-Cisarua.

Pintu masuk Curug Cimahi terletak tepat di sebelah terminal angkot Cisarua, di pinggir jalan Kolonel Masturi sehingga tidaklah sulit mencarinya.

Setelah tiba di depan pintu gerbang wana wisata ini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak berundak yang menurun dan berkelok-kelok. Jalan setapak berundak ini (berjumlah sekitar 506 buah anak tangga) terbuat dari batu dan semen dengan kemiringan sekitar 45 derajad, sehingga cukup menguras tenaga dan membuat nafas terengah-engah. Jalan berundak ini sudah dilengkapi dengan pegangan tangan pipa dan jaring kawat yang terbuat dari besi sehingga membuat rasa aman untuk dilalui. Waktu yang dibutuhkan untuk menuju ke curug ini dari pintu gerbang sekitar 30 menit. Sepanjang perjalanan ini akan ditemui beberapa ekor monyet ekor panjang yang bergelantungan di atas pohon.

Tiket dan Parkir

Harga tiket masuk adalah sebesar Rp. 15000,- per orang dengan hari dan jam buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 wib.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang telah disediakan pihak pengelola di antaranya shelter yang terdapat di pinggir jalur dari gerbang menuju air terjun, tempat parkir, pintu gerbang, pagar pengaman, peta lokasi, jalan setapak, piknik site, bangku, tempat sampah, pusat informasi dan pos jaga, serta mushola dan kamar kecil. Selain itu terdapat beberapa warung milik warga yang menjual makanan dan minuman yang biasanya buka pada hari-hari ramai seperti akhir pekan dan liburan.