Beranda

Drama Arena Perdana

            Pada tahun ini terjadi terobosan baru dengan memisahkankan kelas 5 dan 6 yang pada tahun-tahun sebelumnya tergabung dalam kepanitiaan Arena Gembira. Untuk pertama kalinya, siswa kelas lima Pondok Modern Gontor VI yang berjumlah 135 siswa mengadakan acara pentas seni Drama Arena yang dilaksanakan pada tanggal 18 Dzulqo’dah 1431 / 26 Oktober 2010 dan bertempat di lapangan depan Masjid Jami’ Gontor VI. Acara ini dibuka langsung oleh bapak wakil pengasuh Pondok Modern Gontor VI Darul Qiyam dan disaksikan oleh seluruh keluarga besar pondok dan warga sekitar pondok. Meskipun pada malam tersebut gunung Merapi meletus dan menghujani area pondok dengan abu vulkanik, acara dapat berlangsung dengan sukses dan mendapat nilai 9. Acara ini mengusung tema “Dengan ilmu pengetahuan, kebersamaan dan persatuan kita wujudkan peradaban Gontor menggapai ridho Ilahi”.

Evakuasi Guru Dan Santri Pondok Modern Gontor VI Darul Qiyam Ke Kampus Gontor 2

Darul Qiyam-Dikarenakan situasi yang kurang kondusif ketika erupsi gunung Merapi dan untuk menjaga stabilitas kegiatan pondok, pada tanggal 28 Dzulqo’dah 1431/5 November  2010, santri yang berjumlah 836 orang beserta guru KMI Pondok Modern Gontor VI Darul Qiyam yang berjumlah 82 orang dievakuasi ke kampus Pondok Modern Darussalam Gontor 2 di Madusari Siman Ponorogo dengan menggunakan 9 unit bis ditambah 2 unit bis Gontor, 1 truck box, dan 3 unit elf serta L 300 dari Gontor pusat, Gontor Putri 1 dan 3.

Selama 1 bulan penuh kegiatan Pondok Modern Gontor 6 dialihkan ke Gontor 2, kegiatan belajar mengajar, pelajaran sore, lari pagi, latihan pidato, dan kegiatan keparamukaan. Inilah bukti nyata  dari slogan pondok “al-ma’hadu la yanamu abadan”.

Sedangkan beberapa guru yang tinggal di pondok menjadi relawan bencana erupsi. Kegiatan yang mereka lakukan dalam rentang waktu tersebut adalah mengajar Play Group dan TPA, KULTUM dan Imamah di masjid-masjid sekitar pondok serta melaksanakan Sholat Idul Adha, menyembelih kurban (keseluruhan berjumlah 5 ekor sapi dan 85 ekor kambing) dan membagikan daging ke seluruh warga masyarakat, mendata tempat penampungan pengungsi erupsi gunung Merapi seluruh kota Magelang, mengkoordinir pembagian logistik ke seluruh tempat pengungsian sementara di seluruh kota Magelang dan membersihkan pondok dari sisa-sisa debu gunung Merapi.

Pemeriksaan Kelengkapan Buku Selama Evakuasi

            Kegiatan ini dilaksanakan di Gontor 2 dalam masa evakuasi, di mana para santri kebanyakan tidak membawa serta buku paket mereka. Maka bapak pimpinan menginstruksikan kepada seluruh guru Gontor 6 terutama para wali kelas untuk mengadakan pemeriksaan kelengkapan buku paket santri tepat 2 minggu setelah kedatangan mereka ke Gontor 2. Bagi mereka yang belum lengkap bukunya diberi keringanan untuk mengambil buku di koperasi pelajar Gontor 2 dengan konsekwensi akan dilunasi belakangan. Untuk itu pulalah staf Koperasi Pelajar Gontor 2 bekerjasama dengan toko buku La Tansa dalam pengadaan buku-buku yang dibutuhkan. Demikian pula bagi para guru yang tidak sempat membawa serta buku pegangan mengajar mereka, staf KMI berusaha mengadakan buku pegangan guru. Hal ini agar kegiatan belajar mengajar selama pengungsian tidak terhambat oleh ketiadaan buku.

EXPO OPPM dan Koordinator

            Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana acara ini digelar bertepatan dengan tanggal 1 Muharram, maka tahun ini Pondok Modern Gontor VI menggelar pameran Expo OPPM pada tanggal 28 Rabiul Awwal 1432/4 Maret 2011. Hal ini dapat dimaklumi mengingat kondisi pondok tidak memungkinkan pada saat acara seharusnya diselenggarakan sebab erupsi bencana Merapi.

Namun acara yang diselenggarakan oleh pengurus OPPM dan Koordinator ini berlangsung dengan baik dan lancar berkat kerja keras segenap pengurus. Dari expo ini santri diharapkan  dapat mengenali bagian–bagian OPPM dan Koordinator dari dekat serta mengetahui inovasi-inovasi baru yang mereka miliki. Sebagaimana biasa, acara kali ini mengambil tempat di Lap. Basket depan Gd. Afghanistan dan berlangsung meriah serta disambut oleh para santri dengan antusias. Bapak pengasuh sendiri turun membuka acara serta menginspeksi setiap stand, dalam inspeksinya ini beliau memberikan beberapa saran dan kritik membangun bagi tiap bagiannya.


Darul Qiyam Olympiad 2011

            Merupakan salah satu even persaingan di pondok, acara ini tampil dengan format berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu Darul Qiyam Cup. Darul Qiyam Olympiad ini adalah acara yang mengusung beberapa divisi besar, masing-masing bahasa, olahraga, serta kepramukaan. Dibuka Jum’at 11 Maret 2011 M/6 R. Tsani 1432 H oleh Bapak Pengasuh H. M. Syuja’i, S.Ag ditandai dengan pelepasan balon DQ Olmpiad oleh bapak pengasuh. Di bawah kepanitiaan kelas 6, acara ini berlangsung sukses dan dikuti oleh santri sebagai utusan dari tiap rayon, klub olahraga, serta DAQ berlomba pada divisi masing-masing. Acara ini dilaksanakan di bawah motto “Dengan Nilai Sportivitas dan Kreativitas Kita Raih Peningkatan Kualitas Mental dan Idealisme Santri”. Di akhir acara, bapak pengasuh membagikan secara langsung hadiah bagi para pemenang betempat di Lap. Basket sekaligus membuka acara Art & Handy Craft Show. Kategori pramuka dimenangkan oleh DAQ 3&7 dengan juara umum DAQ 9. Kategori bahasa diraih oleh Rayon Pakistan, Madinah dan Mesir. Untuk kategori olahraga, sepakbola dijuarai oleh Soccer dan Bima FC, basket oleh Boeing dan Pioneer BBC sedang rayon dimenangkan oleh Pakistan, Mekkah dan Madinah. Kemudian, juara umum diraih oleh Rayon Pakistan.

 

Seminar Umum ISID Magelang, Arahkan Mahasiswa Yang Handal

            Pada tanggal 3 April 2011/ 29 Rabiu Tsani 1432 DEMA Kampus 6 menggelar acara seminar umum bagi seluruh mahasiswa Kampus Magelang. Acara ini dibuka oleh Ust. Himmah Azhar Lathief, S.Th.I sebagai wakil dari bapak pengasuh KH. M. Syujai, BA yang berhalangan hadir.

Digelar  di Aula Syanggit Darul Qiyam acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa ekonomi syariah yang berjumlah 59 orang. Pihak DEMA sengaja menghadirkan narasumber Drs. Hamron Zubadi, M.Si yang merupakan dosen ISI. Seminar ini mengambil tajuk yang menarik “Prospek Studi Ekonomi Syariah” bertujuan agar setiap mahasiswa jurusan ini mengetahui lebih dalam arah dan tujuan studi. Mereka juga diharapkan dapat menerapkan ilmu-ilmu tersebut mengingat sedikitnya SDM ekonomi syariah di Indonesia. Acara seminar ini berhasil dibawa dengan hidup dan dinamis oleh beliau (Pak Hamron-red) dengan menguraikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. t. Di penghujung acara, beliau menyampaikan amanat selaligus cita-cita beliau akan perkembangan ekonomi syariah pada Pondok Modern Gontor. “Ustadz- ustadz yang sudah masuk ke fakultas ini kok mau keluar berarti dzolim,,,,,, dzolim” canda beliau di sela-sela acara.

 

Bakti Sosial

            Berdasarkan orientasi pondok modern kepada kemasyarakatan, DEMA Kampus Magelang mengadakan kegiatan bakti sosial untuk yang kali kesebelasnya. Hal ini dalam rangka penerapan bermasyarakat bagi para mahasiswa baru dengan membantu mengelola TPA, menghidupkan masjid serta membantu berbagai kegiatan masyarkat. Agenda tahunan ini dilaksanakan selama berlangsungnya pergantian pengurus OPPM dan Koordinator yakni diberangkatkan pada hari Selasa, 12 April 2011M/ 8 J. Ula 1432 H hingga hari Jum’at, 15 April 2011 M/11 J. Ula 1432 H. Acara ini diikuti oleh 57 orang mahasiswa baru dan kemudian disebar ke 9 tempat di desa-desa yang terletak di Kec. Sawangan, Magelang. Pemberangkatan para mahasiswa ini dimaksudkan agar mereka dapat menerapkan pengalaman bermasyarakat di pondok kepada masyarakat luar serta dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat nantinya.

KML Perdana Darul Qiyam

            Kursus Mahir Lanjutan ini merupakan kali pertamanya diselenggarakan di Gontor VI.  Acara ini terwujud atas kerjasama dengan Kwartir Cabang Ponorogo serta mendatangkan tenaga pengajar dari Ponorogo. Berlangsung dari  tanggal 23-27 April 2011/19-23 J. Ula 1432 H. Acara ini diikuti oleh 81 peserta dari siswa akhir dan guru KMI. Mereka di didik dalam kepramukaan dengan berbagai pelajaran yang akan di jadikan pengalaman dan pelajaran hidup dalam bermasyarakat. Adapun hal yang begitu penting dalam KML ini yakni pendidikan mental para peserta dan nyali untuk menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan sehari- hari.

            Ada yang menarik dari penyelenggaraan acara ini, para guru KMI yang juga mahasiswa disamping mengikuti kegiatan KML mereka juga mengikuti UTS semester genap di bumi perkemahan karena memang kebetulan bertepatan dengan waktu acara. Di akhir acara diadakan unggun gembira yang ditutup kembali oleh Ka Kwarcab Ponorogo dengan menerima kembali penyerahan tunggul KML.

Lomba MTQ se-Kabupaten Magelang

            Pada tahun ini dihelat lomba MTQ tingkat Kab. Magelang yang dilaksanakan pada 19-21 Mei 2011 M/15-17 J. Tsaniyah 1432 H di Kantor PEMDA Magelang di Kota Mungkid. Pondok Modern Gontor VI ikut berpartisipasi dengan mengirimkan santrinya sebagai utusan Kec. Sawangan sejumlah 5 orang, masing-masing mewakili kejuaraan Tilawah dan Tartil tingkat SMP-SMA serta Tilawah Umum. Dari kelima orang utusan pondok ini keluar sebagai juara Ibnu Hambal Puri Setiawan (juara I Tilawah Tkt. SMA) dan Sofi Yudin Khoer Affandi (juara III Tilawah tkt. SMP).

KUNJUNGAN DAN LAWATAN

KH. Kafrawi Ridwan, MA

Kehadiran  KH. Kafrawi Ridwan beserta istri ke Darul Qiyam pada Selasa, 12 April 2011 M/8 J. Ula 1432 H disambut dengan ramah tamah dengan segenap guru senior di kediaman beliau. Kunjungan beliau dalam rangka meninjau dan memantau secara langsung perkembangan Gontor 6. Beliau berpesan agar meningkatkan pembinaan masyarakat dan jaringan kerja. Disinggung pula masalah perluasan tanah wakaf untuk pembangunan aula dan guest house serta pembangunan jalan aspal keluar pondok. Setelah itu beliau beranjak ke makam alm. Ibu Qoyyumi istri beliau sekaligus wakifah Pondok Modern Gontor 6 didampingi oleh bapak pengasuh dan guru senior.

 

Kunjungan Tamu Dari Thailand

Sebanyak 13 orang tamu dari negara tetangga yaitu Thailand melakukan lawatan ke Kampus Gontor 6 pada Ahad, 17 April 2011/13 J. Ula 1432 H yang merupakan serangkaian kunjungan ke Pondok Modern Gontor dan cabang-cabangnya. Kunjungan ini diawali perkenalan dan ramah-tamah dengan bapak Pengasuh Gontor 6 di kediaman beliau ditemani oleh KH Abdul Aziz Asyhuri salah satu anggota badan wakaf dan pimpinan pondok At-Tauhid Al-Islamy. Pimpinan rombongan yang merupakan alumni Gontor menyampaikan rasa senang dan kebanggaan beliau melihat perkembangan Gontor hingga ke cabang yang kesekian. Selain itu beliau juga memohon doa dan juga ikut mendoakan agar Gontor tetap eksis di mata ummat. Kunjungan dilanjutkan dengan berkeliling sekilas di area pondok untuk menyaksikan kegiatan muhadhoroh yang saat itu berlangsung.

 

Syekh Abu Ali Muhammad As-Sulaimany

            Beliau datang pada hari Jum’at siang, 20 Mei 2011 M/16 J. Tsaniyah 1432 H didampingi oleh Ust. Rahmat Darwis alumni Gontor tahun 2002. Dosen salah satu universitas di Yaman ini mengadakan serangkaian lawatan ke cabang-cabang Gontor beserta untuk menjalin silaturrahim dan menerangkan perkembangan pesantren di Yaman serta da’wah islamiyah yang sampai ke Indonesia. Beliau sempat shalat Ashar bersama seluruh santri dan berpesan agar seluruh santri meningkatkan ghiroh thalabul ilminya serta menjaga akidah, akhlak dan budi pekerti islami. Beranjak setelah itu, beliau beramah-tamah di kediaman bapak pengasuh dan kemudian melanjutkan perjalanan beliau.